MEMPAWAH: Haflatul Imtihan merupakan agenda tahunan yayasan. Agenda ini memiliki peran strategis dalam memperkenalkan peran dan kiprah Pondok Pesantren/Madrasah atau yayasan di masyarakat terutama dalam dunia pendidikan.
Kenapa kegiatan ini kami lakukan? jawabannya tak lain adalah karena tidak bisa dipungkiri bahwa Pondok Pesantren/Madrasah lah tempat atau wahana mendidik dan mencerdaskan masyarakat, disini generasi muda dididik akhlaknya untuk bisa menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan disini juga para santri dididik untuk menjadi generasi yang memiliki intelektualitas tinggi dan berakhlakul karimah terang KH. Muajir, Pimpinan Pontren Darut Tholibin Desa Peniraman Kecamatan Sui Pinyuh Kabupaten Mempawah, Senin, (15/06/15).
Dihadapan 70 orang santri tingkat MTs dan MA yang diwisuda, KH Muhajir telah memberikan wejangan berupa nasehat agar para santri nanti menjadi santri yang terbaik dan berguna ketika menjadi pemimpin atau berinteraksi dengan masyarakat, sehingga ilmu yang telah diterima selama 3 tahun banar-benar bermanfaat bagi perkembangan generasi yang akan datang.
Beliau berharap kepada seluruh santri agar menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, dan berharap mengabdi kembali di Pondok Pesantren yang dipimpinnya. KH. Muhajir mengucapakan terima kasih kepada seluruh santri yang telah belajar dengan baik, dengan berbekal ketekunan akhirnya beberapa santri Madrasah Aliyah sudah ada yang diterima sebagai mahasiswa penerima beasiswa dari perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Barat seperti Untan, IAIN Pontianak, dll.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Drs. H. Kasiman HN dalam sambutannya menegaskan bahwa Madrasah atau Pondok Pesantren berperan penting dalam mencerdaskan bangsa, cerdas dalam intelektual, emosional, dan spiritual, dalam rangka memaksimalkan potensi ini, maka seharusnya kegiatan haflah bisa dimaksimalkan sehingga menjadi ajang unjuk prestasi yang diperoleh selama 3 tahun, terangnya.
Dengan strategi yang sangat efektif, Pondok Pesantren/Madrasah juga dapat menyajikan keunggulan-keunggulannya di mata masyarakat sehingga keberadaan Pondok Pesantren/Madrasah di tengah-tengah masyarakat sebagai sebuah instansi yang kredibel dalam mencetak generasi muda menjadi generasi yang intelek dan berakhlak serta memiliki kompetensi lifeskill yang tinggi. Harap Kasiman.
Selain Kepala Kantor Kementerian Agama Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Darut Tholibin ini juga dihadiri oleh Kasi Kemensprit Pada Kesra Pemkab Mempawah H. Muhammad Pagi, S.Hi, MM, dan dilanjutkan penyampaian Taushiyah sekaligus pencerahan terhadap para santri disampaikan oleh Ust. Abdul Aziz dari Kabupaten Kubu Raya, dengan panjang lebar Ustadz Abdul Aziz menyampaikan materi tentang keutamaan oarang-orang yang menuntut ilmu, serta peran pemerintah dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Haflatul Imtihan ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi para santri seperti drum band, qosidah, dan tarian islami. (rudi/mpw).
sumber : kalbar.kemenag.go.id
Posting Komentar